Wellcome To My Blogs

Infolinks In Text Ads

Diberdayakan oleh Blogger.

What Time is it

Wellcome To My Blogs “Alangkah Senangnya Berbagi Informasi”

View Peta Informasi Kota Tegal in a larger map

Selasa, 29 November 2011

Beban Utang

Per Jiwa akan Menanggung Beban Utang Sebesar Rp.7.282.157,-

Besaran di atas dihitung, jika jumlah penduduk diprediksi sampai saat ini 241 juta jiwa dan Membengkaknya Beban Utang Indonesia mencapai Rp. 1.754,91 trilyun.

Sebagaimana yang kita lihat dari data Perkembangan Utang Negara, edisi Oktober 2011, menunjukkan bahwa semakin meningkat utang pemerintah tiap tahunnya, dari th. 2006 sampai dengan th. 2011. Sampai pada bulan September tahun 2011, posisi utang pemerintah mencapai 1.754.91 trilyun rupiah, (seperti pada Gbr Grafik.1)sementara bila kita melihat jumlah penduduk th.2010 mencapai 237,641,326 jiwa (sumber data: Jumlah Penduduk Indonesia 1971, 1980, 1990, 1995, 2000, dan 2010, BPS) lihat Gbr Grafik 2, dan bila diprediksi jumlah penduduk th. 2011 saat ini mencapai 241 juta jiwa, sehingga secara matematis bisa dihitung dan didapatkan hasil bahwa perjiwa harus menanggung beban utang sebesar kurang lebihnya Rp. 7.282.157,-

                                                                               Gbr. Grafik 1
Memang Utang merupakan bagian dari kebijakan fiskal (APBN) yang menjadi bagian dari 1. Kebijakan Pengelolaan Eknomi secara keseluruhan dengan tujuan guna mencapai menciptakan kemakmuran rakyat dalam bentuk: Menciptakan kesempatan kerja, Mengurangi kemiskinan, Menguatkan pertumbuhan ekonomi, dan Menciptakan Keamanan. Dan 2. Utang adalah konsekuensi dari postur APBN (yang mengalami defisit), dimana Pendapatan Negara lebih kecil daripada Belanja Negara.

                                                                           Gbr. Grafik 2
Dan bila kita melihat data Perkembangan Rasio Utang Indonesia terhadap PDB sejak sebelum krisis th. 1997 terdapat penurunan angka yang tajam, data tersebut menunjukkan adanya perubahan yang semakin membaik hingga pada th.2011 rasio utang terhadap PDB sebesar 24,9 %. Sehingga bila mengikuti standar IMF, memang indonesia masuk dalam kategori aman dalam pengelolaan uang, karena rasio utang terhadap PDB masih di bawah 30 %.



Meskipun demikian, tetap harus dicarikan langkah-langkah atau solusi bagaimana cara agar utang tidak selalu bertambah tiap tahunnya, atau kalau bisa berkurang hingga stop utang mungkin akan lebih baik. Karena dengan utang, kita akan terikat, ketergantungan, dan bahkan adanya interfensi kebijakan negara lain sebagai pemberi utang. Sebagai akibatnya kita akan kesusahan dalam menjalankan/melaksanakan pembangunan secara madiri.

Bagi negara-negara perkembang seperti Indonesia yang mungkin secara ekonomi belum kuat untuk menggerakkan roda pembangunan, sehingga diperlukan suntikan dana atau utang negara lain. Penambahan dana yang diperoleh dari utang negara lain, dalam pengelolaannya harus betul-betul dimanfaatkan secara terprogram, tepat guna, dan menguntungkan untuk pembangunan jangka panjang, jangan sampai menjadikan atau memperbesar peluang korupsi karena kelebihan pembiayaan APBN. Untuk itu perlu optimalisasi pendapatan dan efisiensi penggunaannya.

Sekedar uneg-uneg: Prihartanto

Sumber : Kependudukan- Badan Pusat Statistik, Perkembangan Utang Negara, Edisi Oktober 2011, Pelita Online-Teten: Beban Utang Indonesia Membengkak
(http://www.pelitaonline.com/read/ekonomi-dan-bisnis/nasional/17/8151/teten-beban-utang-indonesia-membengkak/

Read More......

Minggu, 27 November 2011

Pernikahan Adat Jawa

Upacara ‘Injak Telur’ Dalam Pernikahan Adat Jawa

    Upacara "Injak Telur"/Gopries'82
Dalam upacara pernikahan adat Jawa, terdapat banyak serangkaian tata cara adat yang kita temui. Antara lain : Siraman, Jualan Dawet, Malam Midodareni, Ijab atau Akad Nikah, Panggih atau Temu, Injak Telur, Resepsi, dan sebagainya. Semuanya itu mempunyai nilai dan makna. Di dalam upacara temu manten terdapat serangkaian upacara adat “Injak Telur” yang masih melekat dan meresap pada kepercayaan sebagian masyarakat di Indonesia Khususnya Jawa.

Tentu saja serangkaian upacara pernikahan adat Jawa, “Injak Telur” ini dilakukan setelah kedua mempelai ditemukan atau acara Panggih/Temu manten yang diawali saling lempar beras kuning yang diiringi dengan gending “Ketawang Kodok Ngorek”, atau gending “Kebo Giro Kodok Ngorek”. Kemudian dilaksankannya upacara “Injak Telur” yang mempunyai arti , nilai, tujuan, dan juga memiliki ketentuan-ketentuan yang harus dilakukan. Dalam upacara ini, sang pria diharuskan menginjak telur didepan temanten putri hingga pecah tanpa menggunakkan alas kaki, hal ini wajib disaksikan keluarga kedua belah pihak. Kemudian setelah telurnya pecah, sang wanita harus mebersihkan sisa-sisa pecahan telur baik di wadah telur itu dan kaki sang pria, bahkan di lantai yang terkena cipratan pecahan telur.

Nilai dan Makna “Injak Telur”

Telur
Telur melambangkan awal atau permulaan sesuatu kehidupan dari Ayam yang dapat diibaratkan sebagai sebuah wadah keluarga yang tertutup rapat dan harus terjaga agar bisa menghasilkan sebuah generasi penerus, telur juga melambangkan keprawanan dari wanita yang masih utuh dan belum tersentuh dalamnya. Karena tentunya tidak ada orang yang bisa memegang isi dari telur tanpa memecahnya. Dan tentunya sama bagi seorang pria tidak akan merasakan sebuah kenikmatan tanpa memecah keprawanan dari wanita tersebut.

Pria menginjak telur
Pria menginjak telur dimaksudkan bahwa prialah yang harus dominan dalam keluarga, dan ia juga harus bekerja keras untuk keluarga. Dan saat pria menginjak telur sehingga telur itu pecah menggambarkan bahwa sang pria itulah yang nanti akan mendapatkan keperawanan sang wanita selepas akad nikah.

Injak Telur Tanpa alas kaki
Mengapa sang pria memecahkan telur harus tanpa menggunakan alas kaki? Itu menandakan bahwa sang pria yang nantinya akan menjadi kepala rumah tangga harus berjuang keras untuk mempertahankan dan menghidupi keluarga tanpa harus merengek-rengek meminta bantuan orang atau bergantung dengan orang lain. Usaha yang dilakukan pasti tidak mudah, sama tidak mudahya dengan memecahkan telur tanpa alas kaki dan ia akan merasa kesakitan tertusuk-tusuk kulit. Sama halnya dalam kehidupan nyata, nantinya tidak mudah bagi pria menjalankan memperjuangkan keluarga pasti akan ada rasa sakit, lelah dan sebagainya.

Wanita membersihkan pecahan telur
Tindakan ini mengartikan bahwa wanita itu harus mengabdi pada suami dengan senang hati dan ikhlas. Ini juga menunjukan bahwa sang istri haruslah patuh terhadap suami. Rasa sakit dan lelah yang dirasakan suami setelah bekerja kemudian dihilangkan dengan pengabdian seorang istri di rumah.

Keluarga inti kedua belah pihak menyaksikan dimaksudkan bahwa walaupun nanti sudah menjadi sebuah keluarga, diharapkan tidak melupakan orang tua dan tetap patuh terhadap orangtua, pada dasarnya karena orangtualah kita ada.

Itulah yang dimaksudkan dari upacara ‘Injak Telur’ makna dan nilai yang terkandung memiliki tujuan yang baik, karena pada dasarnya semua tradisi kebudayaan daerah pasti mengandung nilai-nilai yang positif. Sama halnya seperti nilai dan maksud dari setiap gerakan ritual upacara ‘Injak Telur’ setiap bagian pasti mempunyai makna yang positif dan pesan-pesan yang ditujukan bagi mempelai agar menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah.

Sumber : http://ahadan.blogspot.com/2011/11/memahami-budaya-injak-telur-pada-acara.html
Kodok Ngorek Ketawang Laras Mulyo
http://www.youtube.com/watch?v=v2lnlMjErgg
Kebo Giro Kodok Ngorekhttp://www.youtube.com/watch?v=xIkGuyjZfPE

                                                                                                               Foto Bersama Dengan Temanten / Gopries'82 Galery

Read More......

Pernikahan adat Jawa

Makna Siraman dan Jualan Dawet Dalam Pernikahan

Siraman dilaksanakan untuk menyucikan diri dan juga membuang segala kejelekan Calon Pengantin yang ada, agar calon pengantin dapat memulai hidup baru dengan hati yang bersih dan suci. Siraman dilakukan oleh 9 orang sesepuh termasuk sang Ayah. Jumlah sembilan tersebut menurut budaya Keraton Surakarta untuk mengenang keluhuran Wali Sanga, yang bermakna manunggalnya Jawa dengan Islam. Selain itu angka sembilan juga bermakna ’babahan hawa sanga’ yang harus dikendalikan.

Jual Dawet diambil makna dari cendol yang berbentuk bundar merupakan lambang kebulatan kehendak orang tua untuk menjodohkan anak. Bagi orang yang akan membeli dawet tersebut harus membayar dengan ’kreweng’ (pecahan genting) bukan dengan uang. Hal itu menunjukkan bahwa kehidupan manusia berasal dari bumi. Yang melayani pembeli adalh ibu sedangkan yang menerima pembayaran adalah bapak. Hal ini mengajarkan kepada anak mereka yang akan menikah tentang bagaimana mencari nafkah sebagai suami istri, harus saling membantu.

                                                                                                                       Illustrasi Dekoratif /Gopries'82 Galery
Read More......

Minggu, 20 November 2011

Science

Jumlah Facebook Friends Terkait dengan Ukuran Wilayah Otak , Sebagai Study

     Illustrasi, Teman di FB / Gopries82
Para peneliti tertarik untuk menekankan bahwa mereka telah menemukan korelasi dan bukan penyebab, namun: dengan kata lain, tidak mungkin dari data untuk mengatakan apakah memiliki lebih teman Facebook membuat wilayah otak yang lebih besar atau apakah beberapa orang yang ' terprogram 'untuk memiliki lebih banyak teman.

Situs jejaring sosial Facebook memiliki lebih dari 800 juta pengguna aktif di seluruh dunia. Hampir 30 juta ini diyakini di Inggris.

Situs ini memungkinkan orang untuk tetap di online berhubungan dengan jaringan teman. Ukuran jaringan individu sangat bervariasi, dan beberapa pengguna hanya memiliki segelintir teman online sementara yang lain memiliki lebih dari seribu, namun, apakah variabilitas ini tercermin dalam ukuran dunia nyata jaringan sosial? belum jelas.

Profesor Geraint Rees, Wellcome Trust Senior Clinical Research Fellow di UCL, mengatakan:. "Jaringan sosial online secara besar-besaran berpengaruh, namun kita mengerti sangat sedikit tentang dampak mereka pada otak kita ini telah menyebabkan banyak spekulasi bahwa internet tidak didukung entah bagaimana buruk bagi kami.

"Studi kami akan membantu kita mulai untuk memahami bagaimana interaksi kita dengan dunia dimediasi melalui jaringan sosial ini harus memungkinkan kita untuk mulai mengajukan pertanyaan yang cerdas tentang hubungan antara internet dan otak -.. Pertanyaan-pertanyaan ilmiah, bukan yang politik"

Profesor Rees dan rekan-rekannya di Institut UCL of Cognitive Neuroscience dan Wellcome Trust Pusat Neuroimaging scan otak dipelajari dari 125 mahasiswa - semua Facebook pengguna aktif - dan membandingkan mereka terhadap ukuran jaringan siswa teman-teman, baik online dan di dunia nyata. Temuan mereka, yang mereka direplikasi dalam kelompok lebih lanjut dari 40 siswa, yang diterbitkan 20 Oktober dalam jurnal Proceeding of Royal Society B.

Profesor Rees dan rekan menemukan hubungan yang kuat antara jumlah teman-teman Facebook yang dimiliki sesorang dan jumlah materi abu-abu (jaringan otak di mana pemrosesan dilakukan) di beberapa daerah otak. Salah satu daerah adalah amigdala, suatu wilayah yang berhubungan dengan memori, pengolahan dan tanggapan emosional. Sebuah studi yang diterbitkan baru-baru ini menunjukkan bahwa volume materi abu-abu di daerah ini lebih besar pada orang dengan jaringan yang lebih besar dari dunia nyata teman - studi baru menunjukkan bahwa hal yang sama berlaku untuk orang dengan jaringan yang lebih besar dari teman-teman online.

Ukuran dari tiga daerah lain - sulkus temporal superior kanan, gyrus temporal kiri tengah dan korteks entorhinal benar - juga berkorelasi dengan jaringan sosial online tapi tampaknya tidak berkorelasi dengan dunia nyata jaringan.

Sulkus temporal superior memiliki peran dalam kemampuan kita untuk memahami objek yang bergerak seperti biologi, dan cacat struktural di daerah ini telah diidentifikasi pada beberapa anak dengan autisme. Korteks entorhinal, sementara itu, telah dikaitkan dengan memori dan navigasi - termasuk menavigasi melalui jaringan sosial online. Akhirnya, gyrus temporal tengah telah ditunjukkan untuk mengaktifkan dalam menanggapi pandangan orang lain dan begitu juga terlibat dalam persepsi isyarat-isyarat sosial.

Dr Ryota Kanai, penulis pertama studi tersebut, menambahkan:. "Kami telah menemukan beberapa daerah otak yang tampaknya menarik untuk link ke jumlah teman yang kita miliki - baik 'nyata' dan 'virtual'. “Pertanyaan menarik sekarang adalah apakah struktur-struktur berubah seiring waktu - ini akan membantu kita menjawab pertanyaan apakah internet adalah mengubah otak kita “.

Serta memeriksa struktur otak, para peneliti juga meneliti apakah ada hubungan antara ukuran jaringan online seseorang teman dan dunia nyata jaringan mereka. Studi sebelumnya telah melihat hal ini, tetapi hanya dalam ukuran sampel yang relatif kecil.

Para peneliti meminta relawan mereka UCL pertanyaan seperti "Berapa banyak orang yang akan mengirim pesan teks kepada Anda menandai acara perayaan (misalnya ulang tahun, pekerjaan baru, dll)? ',' Apakah ada jumlah teman-teman di buku telepon Anda?" dan 'Berapa banyak teman dari sekolah dan universitas yang Anda bisa memiliki percakapan yang bersahabat dengan sekarang? " Tanggapan menunjukkan bahwa ukuran jaringan online mereka juga terkait dengan ukuran jaringan dunia nyata mereka.

"Temuan kami mendukung gagasan bahwa sebagian besar pengguna Facebook menggunakan situs untuk mendukung hubungan yang ada sosial, mempertahankan atau memperkuat persahabatan-persahabatan ini, bukan hanya menciptakan jaringan yang sama sekali baru, teman-teman virtual," tambah Profesor Rees.

Mengomentari studi, Dr John Williams, Kepala Neuroscience dan Kesehatan Mental di Wellcome Trust, mengatakan: "Kita tidak bisa lepas dari mana-mana dari internet dan dampaknya terhadap kehidupan kita, namun kita memahami sedikit dampaknya pada otak, yang yang kita tahu adalah plastik dan dapat berubah dari waktu ke waktu studi baru ini menggambarkan bagaimana investigasi yang dirancang dengan baik dapat membantu kita mulai untuk memahami apakah ya atau tidak otak kita berkembang karena mereka beradaptasi dengan tantangan yang ditimbulkan oleh media sosial.. "

Terjemahan dari Sumber : Science Daily
http://www.sciencedaily.com/releases/2011/10/111020025650.htm

Read More......

Jumat, 18 November 2011

Lukisan

Makna Sebuah Lukisan

               Goresan Warna(Gopries82)
Sebuah lukisan punya makna yang beragam bergantung dari sisi mana dilihat. Secara umum lukisan dimaknai sebagai suatu keindahan yang punya pesan tertentu. Pesan yang digoreskan dan dituangkan di atas media adalah sebuah imaginasi / angan-angan yang hendak disampaikan oleh sang penggores bisa berujud Keindahan, Kritikan, Curahan Hati dan bahkan Abstrak bagi yang melihatnya. Dengan kata lain Sebuah lukisan merupakan suatu bahasa ungkap yang disampaikan secara visual dan sekaligus sebagai suatu kebanggaan. Itu semua kami tuangkan dalam Blog Gopries82 Galery


Hutan Bakau

Ilustrasi Hutan Bakau (Gopries82)
Hutan bakau atau disebut juga hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang terletak pada garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut. Hutan ini tumbuh khususnya di tempat-tempat di mana terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik. Baik di teluk-teluk yang terlindung dari gempuran ombak, maupun di sekitar muara sungai di mana air melambat dan mengendapkan lumpur yang dibawanya dari hulu.

Ekosistem hutan bakau bersifat khas, baik karena adanya pelumpuran yang mengakibatkan kurangnya aerasi tanah; salinitas tanahnya yang tinggi; serta mengalami daur penggenangan oleh pasang-surut air laut. Hanya sedikit jenis tumbuhan yang bertahan hidup di tempat semacam ini, dan jenis-jenis ini kebanyakan bersifat khas hutan bakau karena telah melewati proses adaptasi dan evolusi.
Sumber : Wikipedia Indonesia.

Dibawah ini sebagai contoh lukisan dekoratif Kapal Layar dan Burung Merak
                                                                                                                                                                       Kapal Layar (Gopries82)




Read More......

Kamis, 17 November 2011

Kurang Kreatip dan Kurang PD

Rasa Kekhawatiran Orangtua, Memicu Anak Tidak Kreatif dan Kurang Percaya Diri.

Kita sebagai orang tua kebanyakan pernah mengalami dan terkandang selalu terlintas rasa kekhawatiran terhadap perkembangan putra-putri kita sejak masih dalam kandungan, setelah dilahirkan sampai tumbuh berkembangannya anak menjadi dewasa, dan bahkan sampai anak atau putra-putri kita mulai menempuh/menjalani kehidupan baru dengan istri atau suaminya.

Rasa kekhawatiran adalah wajar dan manusiawi. Tidak ada manusia yang tidak pernah merasakan kekawatiran. Mengapa? Karena memang kita diciptakan oleh Yang Maha Pencipta memiliki kemampuan untuk merasakan, merenungkan serta memikirkan sesuatu.

Kekhawatiran akan muncul karena adanya harapan yang terlalu berlebihan terhadap anak, atau kekhawatiran timbul mungkin juga karena adanya kejadian-kejadian negatif yang pernah kita alami, kita dengar, dan kita lihat. Kekhawatiran tersebut mungkin terlintas di benak kita dan keluar dengan kata melarang “jangan” terhadap si anak : misalnya jangan lari-lari nanti jatuh, jangan hujan-hujan nanti sakit, jangan main komputer itu nanti rusak.

Ketika anak mengenal sesuatu benda, kekhawatiran kita adalah “jangan-jangan kelereng yang dipegang dimasukkan mulutnya”, ketika mulai latihan jalan, kekhawatiran kita adalah “jangan-jangan nanti jatuh”, ketika anak bermain benda elektronik atau komputer, kekhawatiran kita adalah “jangan-jangan komputer rusak”, ketika sudah mengenal internet, kekhawatiran kita adalah “jangan-jangan malah main game online terus atau membuka situs-situs negatif berbau porno”, ketika menginjak remaja dan mengenal pergaulan, kekhawatiran kita adalah, “jangan-jangan nanti salah pergaulan”, ketika putra-putri kita menuntut ilmu di luar kota, biasanya kekawatiran /keraguan atau kebimbangan kita sebagai orang tua adalah seputar: “Siapa yang akan merawat putra/putri kita bila mereka sakit?”; “Bagaimana jika anak kita sakit ditengah malam?” ; “Siapa yang akan mengawasi putra/putri kita kesekolah setiap hari, memonitor pergaulannya serta disiplin belajarnya sehari hari?”.

Pertimbangan dan kekhawatiran ini adalah sangat lumrah karena orang tua tentunya ingin putra/putrinya mendapat perhatian dan pengawasan yang baik, terutama ketika mereka berada jauh dari orang tua, ketika putra-putri menginjak pernikahan “jangan-jangan calon suami atau calon istrinya nggak bertanggung jawab”, dan sebagainya. Kekhawatiran semuanya itu masih dugaan/ belum tentu terjadi, mungkin bisa terjadi atau bahkan tidak sama sekali.


Kekhawatiran yang berlebihan, bisa mengakibatkan kita sendiri sebagai orangtua merasa cemas, dan bahkan berakibat fatal yaitu terganggunya pertumbuhan, perkembangan dan kreatifitas si anak. Pada akhirnya anak bisa depresi atau suka murung, merasa tidak nyaman, kurang percaya diri, pasif, dan minder sehingga dapat mempengaruhi kemampuan akademis serta sosialnya.

Boleh-boleh saja kita merasa khawatir demi pertumbuhan dan perkembangan anak dalam menuju keberhasilan cita-cita yang kita harapkan. Tentunya kita harus mempunyai tips-tips: mengawasi, mengendalikan, membimbing, membina, memberi arahan, mengajak berdialog dengan rasa kasih sayang, menggunakan bahasa yang bisa diterima oleh si anak sesuai dengan situasi, kondisi, jaman, dan karakter yang dimilikinya. Jangan sekali-kali membandingkan dan mencontohkan bagaimana cara orang lain : kakaknya atau adiknya, dan bahkan cara kita pada saat itu, karena masing-masing anak mempunyai cara, sifat dan karakter yang berbeda pada eranya.

Dibawah ini menyajikan cara agar anak kreatip dan percaya diri.

Tips Menumbuhkan Kreatifitas Anak

Doronglah anak untuk mengekspresikan diri dengan berbagai cara
« Beri kesempatan anak untuk menyampaikan perasaan, keinginan, dan gagasannya tanpa mencela atau membuatnya malu
« Hormatilah cara anak mengekspresikan kreatifitasnya dengan memberikan pengakuan dan pujian terhadap proses kreatif yang dilakukannya
« Ciptakanlah lingkungan rumah yang kaya akan peluang mengekpresikan diri dengan menyediakan sumberdaya (mainan, buku, benda bekas), ruang dan waktu untuk kreatifitas
« Tanyakan dahulu pendapat/penilaian anak terhadap hasil karyanya sebelum orang di sekitarnya memberikan penilaian
« Akui hasil karya anak dengan membingkainya, menempel hasil karyanya, dan memujinya
« Hindarkan tindakan membanding-bandingkan anak dengan temannya
« Biarkan anak bermain dengan gembira, karena bermain adalah wujud kreatifitas bagi anak. Pada waktu bermain, anak akan merasa gembira dan pada saat itulah kreatifitas akan mengalir deras

Sumber: Cara Mengembangkan Kreatifitas Anak. Reynold Bean, Binarupa Aksara, 1995.

Menumbuhkan Percaya Diri Anak

Beri kesempatan kepada anak untuk mengungkapkan perasaan dan pendapatnya
v Hargailah perasaan dan pendapat anak
v Libatkan anak dalam perencanaan kegiatan keluarga
v Bermain dan bergembiralah bersama anak
v Beri kesempatan pada anak mengekspresikan diri melalui gambar atau kreatifitas lain
v Hargai hasil karya anak dengan menempelnya di dinding
v Bimbing anak dalam meningkatkan perkembangan bahasa lisan dan tulisan
v Jika anak berbuat salah tegurlah dengan penuh kasih
v Jangan mempermalukan atau menyalahkan anak di depan umum
v Beri kesempatan anak untuk bertanggung jawab mengurus keperluannya sesuai kemampuannya
v Beri kesempatan anak untuk ias membantu orang lain

Sumber: 101 Cara Menumbuhkan Percaya diri Anak. Anita Lie.Elex Media Komputindo. 2003

Sekedar uneg-uneg: Prihartanto.

Read More......

Selasa, 15 November 2011

Sekilas Keroncong

Musik Keroncong

             Illustrasi /Gopries82 galery
Musik Keroncong yang menjadi bagian dari budaya musik Indonesia, didalamnya terdapat karakteristik yang mengandung nilai-nilai budaya universal, seperti halnya musik-musik yang lain. Musik keroncong memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan bentuk musik lainnya yang muncul dari perpaduan antara elemen-elemen musikal, musik pengiring dan teknik penyajiannya.

Musik Keroncong dan Perkembangannya.

Keroncong berawal dari musik yang dimainkan oleh para pelaut, budak dan opsir Portugis dengan sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado. Pada abad ke-16, musik ini dikenal di Nusantara pertamakali di Malaka yang dimainkan oleh para budak dari Maluku. Bentuk awal musik ini disebut moresco.

Pada proses perkembangan yang cukup panjang dan lama, masuklah sejumlah unsur tradisional seperti seruling dan komponen gamelan. Kemudian musik keroncong menjadi semakin populer di banyak tempat di Nusantara bahkan sampai ke semenanjung Malaya pada akhir abad ke-19. Dan secara terus menerus corak musik keroncong ini berubah dari masa ke masa dan mengalami puncak jaman keemasan hingga sekitar tahun 1960-an. Musik keroncong ini sempat meredup ketika musik populer (musik rock berkembang sejak tahun 1950, dan berjayanya beatle dan sejenisnya sejak tahun 1961). Namun Musik keroncong asli (Keroncong Tempo Doeloe) masih tetap dimainkan dan dinikmati sebagian lapisan masyarakat di Indonesia hingga sekarang.

Ketika musik populer seperti pop dan rock dikenal dan semakin populer di nusantara, musik keroncongpun mengikuti perkembangannya dengan menselaraskan musik populer tersebut sehingga pada akhirnya musik keroncong tempo doeloe mengalami perubahan corak, dan warna yang dikenal dengan musik keroncong modern (tahun 1960-2000).

Keroncong sebagai Musik Jalanan Membawa Warna.

Ketika musik keroncong dimainkan pada sore hingga malam hari di jalanan yang mempunyai warna khas seperti jalan malioboro Yogyakarta, atau tempat-tempat makan lesehan baik formal ataupun non formal musik keroncong ini bisa didengar, dinikmati dan bahkan menyentuh hati ketika dimainkan pada suasana yang pas dan santai. Saya sangat terkesan sampai sekarang ketika pada tahun 80 an, ada gabungan mahasiswa dari sastra Gama dan Institut Seni Yogyakarta memainkan musik keroncong di jalan Malioboro membawakan lagu-lagu perjuangan dan bahkan lagu Spanyolan seperti lagu La Bamba, dsb. Sangat-sangat menarik wisatawan asing yang sedang menikmati hidangannya di lesehan pinggir jalan tersebut, saking eloknya irama yang dimainkan oleh keroncongers, sampai-sampai si Bule (wisatawan asing) merogoh kantongnya ngambil uang untuk menambah lagu. Dengan didendangkannya lagu jawa, perjuanngan, dan lagu spanyolan yang penuh rasa kocak dan dinyanyikan sambung-menyambung (medle) ternyata musik keroncong sebagai musik jalanan bisa menambah suasana khas tradisional dan membawa corak, warna dan greget tersendiri yang membuat kita betah dan enggan berdiri dan melangkahkan kaki untuk meninggalkannya. Ketika musik keroncong jalanan dimainkan live show dengan lagu keroncong langgam, keroncong tempo doeloe, dan keroncong modern di restoran-restoran hotel, musik keroncong ini tidak kalah bila dibandingkan dengan musik pop, rock lainnya. Suasana akan terbawa nyaman dan damai oleh alunan irama musik dipetik, dibethot, digesek, serta ditiup yang diaransemen dan dikombinasikan dari gabungan alat : Gitar, Ukulele, Selo (bas bethot), Biola, dan Seruling yang dimainkan secara kompak. .. aduhay nikmatnya... damainya suasana.

Referensi : Keroncong - Wikipedia

Silahkan mendengarkan dan menikmati video Latihan keroncong “Langgam Nyidamsari”,  dari youtube Klik disini







Read More......

Minggu, 13 November 2011

Komodo Terpilih News7Wonders

Mulai Berbenah, setelah Komodo Menjadi 7 Keajaiban Dunia (News7Wonder)

                Ilustrasi Komodo (google)
Setelah diseleksi berdasarkan perhitungan awal dari hasil voting online pada situs www.news7wonder.com, akhirnya komodo terpilih menjadi salah satu pemenang dari 7 Keajaiban Dunia bersama Amazon, Halong Bay, Iguazu falls, Jeju Island, Puerto Princesa Underground River, dan Table Mountain.

Semangat dan Rasa Nasionalisme

Kemenangan ini menunjukkan bahwa banyaknya dukungan yang berjumlah jutaan SMS oleh rakyat Indonesia sebagai bangsa yang mempunyai rasa nasionalisme, semangat dan antusias dalam memberi dukungan “vote komodo”, agar bisa terpilih dan menjadi pemenang dari 7 Keajaiban Dunia "News7Wonder".

Mulai Berbenah dan Perlunya Koordinasi.

Dengan terpilihnya “Komodo” Taman Nasional Komodo yang terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Propinsi Nusa Tenggara Timur, sebagai salah satu dari 7 Keajaiban Dunia, tentunya tidak sedikit anggaran yang dikeluarkan nantinya dalam berbenah dan membangun di kawasan komodo tersebut. Perihal yang penting adalah menyiapkan dan merencanakan pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana yang tertata dan benar–benar terencana dengan matang, terintegrasi secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam pembangunannya (agar pembangunan tidak tambal sulam) sehingga diperlukan tata kelola yang profesional dalam pelaksanaannya, agar bisa menarik wisatawan asing dan domestik terutama dalam pelayanan, meningkatkan ekonomi dan memberdayakan masyarakat setempat khususnya, serta meningkatkan ekonomi nasional secara umum, dan yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga habitat komodo itu sendiri agar kehidupan mereka(komodo) merasa nyaman, dan tidak menjadikan stres. Sehingga untuk mencapai itu semua, diperlukan adanya koordinasi pemerintah bersama-sama pihak swasta, para ahli dari berbagai disiplin ilmu terkait dengan pengembangan wilayah atau kawasan, serta para ahli (pakar) tentang konservasi dan ekosistem kehidupan komodo yang merupakan binatang purba yang sangat langka ini.

Sekedar uneg-uneg: Prihartanto




Read More......

Sabtu, 12 November 2011

SEA Games Ke XXVI

SEAGAMES ke XXVI di Palembang-Jakarta, Indonesia

Arti Logo SEA games ke XXVI

Sabtu, 15 Januri 2011, Logo SEA Games 2011 yang melambangkan Burung Garuda secara resmi diluncurkan untuk menyongsong SEA Games XXVI. Untuk kali keempat Indonesia terpilih sebagai tuan rumah ajang olahraga SEA Games.

Panitia pelaksana telah memilih gambar burung garuda sebagai logo SEA Games 2011. Tiga warna yang mendominasi pada gambar tersebut, yakni biru, hijau, dan merah masing-masing punya makna tersendiri.

Biru menggambarkan lautan nusantara yang menyatukan segala perbedaan. Hijau menandai banyaknya gugusan pulau, hutan, dan gunung yang menyelaraskan. Sedangkan merah merupakan simbol bagi semangat membara untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia.

Pembukaan SEA Games Ke XXVI

SEA Games ke XXVI yaitu Pekan Olahraga se Asia Tenggara secara resmi dibuka oleh Presiden Indonesia DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tanggal 11 Nopember 2011 di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang Sumatra Selatan.

Dalam sambutannya, Presiden berharap Indonesia meraih prestasi yang membanggakan. "Melalui SEA Games 2011, saya berharap Indonesia bisa meraih prestasi tinggi yang bukan hanya menjadi kebanggaan negara, melainkan juga kebanggaan ASEAN, bahkan dunia."

Penyalaan Api SEA Games

Legenda bulutangkis putri Indonesia Susi Susanti menjadi "sri panggung" pada puncak acara pembukaan itu. Ia didaulat menyalakan kaldron raksasa yang akan terus menyala sampai 22 November mendatang.

Meski tak terlalu mulus, Susi yang "terbang" dari replika kapal layar kerajaan Sriwijaya sembari membawa tombak api yang bersumber dari api abadi Mrapen dan telah dikirap ke enam pulau itu, berhasil menombak "kubah" kaldron hingga menyala.

Tarian Kolosal “Sriwijaya Sebuah Semenanjung Emas”

Dalam rangkaian pembukaan SEA Games, dipertunjukkan sebuah tarian kolosal bertajuk “Sriwijaya Sebuah Semenanjung Emas” yang menarik dan spektakuler, dengan latar yang diproyeksikan di atas kanvas elektrik berukuran 53 X 56 m persegi. Pertunjukan tersebut mengisahkan tentang kejayaan Sriwijaya pada abad ke-8 Masehi, dan diharapkan sebagai inspirasi kebangkitan prestasi Indonesia pada ajang SEA Games tersebut.

Dalam Sea Games ke XXVI ini, akan memperebutkan 542 medali emas dengan cabang olahraga yang dipertandingkan sejumlah 44 cabang olahraga.

Cabang-cabang yang dipertandingkan antara lain:

                                                                                                                                                             modifikasi gopries82


Read More......

Sabtu, 05 November 2011

Mother, John Lennon


Mother, John Lennon

Sumber:google
Sebuah lirik lagu yang sederhana namun sangat menyentuh “Mother-John Lennon”, John Lennon sebenarnya menangis untuk kedua orangtuanya di dalam lagu ini (wiki), yang meninggalkannya di saat masih kecil.

Ayah John, Alf Lennon meninggalkan keluarga ketika John masih bayi, dan ibunya Julia, yang memilih untuk tidak tinggal bersamanya. Meskipun mereka tidak tinggal bersama seperti keluarga utuh pada umumnya, namun mereka memiliki hubungan yang sangat baik. Saat John kehilangan orangtuanya, John menyanyikan lagu .. “Mother”, yang dipersembahkan untuk kedua orangtuanya, Alf Lennon dan Julia.

Sumber: google, john lennon mother and yoko ono why

Sumber video: Youtube, Mother, John Lennon
Read More......

Selasa, 01 November 2011

Budaya Gengsi


Fungsi atau Gengsi

Budaya Gengsi yang ada di Indonesia ternyata bukan hanya ada di kalangan menengah ke atas, tetapi sudah merambah ke kalangan menengah ke bawah. Sungguh sangat memprihatinkan bangsa kita ini.

Besar Pasak daripada Tiang

Kita semua mungkin sudah pada melihat fakta yang ada di lingkungan kita, terkadang banyak sekali kehidupan yang memaksakan dirinya ingin mendapatkan sesuatu bukan karena fungsinya tetapi hanya karena gengsi semata. Kita semua sudah tahu arti dari “Besar Pasak daripada Tiang” yaitu besar pengeluaran daripada pendapatan. Syah-syah saja bila itu difungsikan atau digunakan untuk keperluan sandang, pangan dan papan serta pendidikan anak, asal tidak terlalu banget mengada-ada dan semata-mata karena kewajiban menjalankan ibadah karena Allah. Namun menjadi sangat mengherankan bila hal tersebut terjadi lagi-lagi karena gengsi...masyaAllah.

Budaya Gengsi
 
Coba kita amati di lingkungan kita, kantor kita, kota kita, propinsi kita, dan bahkan di negara kita, semua berlomba untuk mencari perhatian, mencari kepopuleran, mencari ketenaran, mencari wah ini lho aku, kantorku, institusiku, kotaku, propinsiku, negaraku yang semuanya itu seolah hanya mencari penilaian orang lain, atasan/pimpinan, dan bahkan masyarakatpun sampai tersanjung. Sangat-sangat positif bila itu semua dilakukan dengan rasa ikhlas tanpa ada keterpaksaan, tekanan, dan dilakukan dengan apa adanya sesuai kemapuan. Namun fakta yang ada, semuanya itu kebanyakan dilakukan dengan kemewahan yang berlebihan, keterpaksaan, katanya loyalitas,dan sering kali mengada-ada hanya sekedar mengejar kepopuleran karena rasa gengsinya. Semuanya itu terkadang tanpa kita sadari bahwa untuk mecari kepopuleran karena gengsi, kebanyakan orang, sekelompok orang, institusi, dan bahkan negarapun cara dalam menempuh dan mewujudkan demi kegengsiannya pada akhirnya menghalalkan segala cara. Itulah yang sudah merambah dan mewabah menjadi budaya gengsi di kalangan kita, institusi kita, bangsa kita baik si miskin, si menengah, dan si kaya. Ooh ... gengsi.

Biar Kelihatan Gaul

Kalimat di atas sering kali muncul dikalangan anak muda bahkan ada juga terkadang kaum tua yang ingin tampil muda untuk menutupi ketuaannya. Gaul kata dasar dari pergaulan dapat diartikan pertemanan, persahabatan guna mencari dan mengembangkan potensi diri untuk memperoleh status pribadi agar tidak dicap ketinggalan jaman (kuno). Pergaulan juga bertujuan positif antara lain berfungsi untuk menghilangkan rasa minder dan melatih dirinya percaya diri dan sebagainya. Namun kebanyakan orang salah kaprah menempatkan dirinya ke tempat-tempat pergaulan atau di lingkungan pergaulannya yang terkadang awalnya sering terjadi perang antara jasmani dan rohani (kata otak dan kata hati nurani kita). Sekali kita menuruti kata hasil olah otak agar menjadi orang gaul dan dilakukan hanya semata demi pergaulan, demi pasangan/pacar, demi atasan, demi pimpinan, dan demi-demi yang lain kecuali Allah ... aduh sangat memprihatinkan. Hal tersebut, bila kita melakukan sekali saja merasa nikmat karena nafsu akan ketagihan dan bahkan menutupi kata hati nurani. Pada akhirnya apa yang diinginkannya selalu menuruti nafsu dan mengada-ada bahkan meninggalkan fungsinya. Misal karena nafsu biar di bilang gaul membeli Hand Phone yang mewah dan fasilitasnya lengkap,padahal tidak bisa menggunakan semua fasilitas yang disediakan pada hand phone tersebut namun hanya sekedar untuk komunikasi hallo ... he..he .. demi biar kelihatan gaul, belum bisa nyetir, beli mobil mewah ... kan percuma.

Berikut ini sekedar contoh ( saya kutib dari sumber :

http://yopiarfiandi.blogspot.com/2011/06/kantor-baruku.html ) .. kebiasaan di Belanda, semua orang berlomba-lomba naik sepeda tanpa memandang status sosial, usia atau pekerjaan. Bukan hal yang aneh seorang Profesor ke kampus naik sepeda, atau ketemu Manager dengan memakai jas dan berdasi sedang asyik mengayuh sepedanya. Semua orang lebih mementingkan fungsi dari sepeda tersebut daripada sibuk memikirkan gengsi atau malu. Selain menyehatkan juga ramah lingkungan menikmati perjalanan ke kantor diiringi kicau burung di pagi hari. Kadang aku bermimpi, kapan yah orang-orang di tanah air lebih mementingkan fungsi daripada gengsi. Menjadi pragmatis itu ". menguntungkan kok daripada sibuk jaga gengsi. Satu hal yang perlu ditiru "Fungsional”.

Sekedar Uneg-uneg : Prihartanto

Read More......

Wellcome to Album Geodet'82 Gama

Blogs Olah Raga ( Template Klasik )

Blogs Burung Ocehanku ( Template Klasik )

Blogs Aneka Informasi ( Template Klasik )

Blogs My Family ( Template Klasik )

Blogs Tentang Wisata

My Galery Blogs

Info Automotive

Burung Merak Animasi

Nggowes Ayo

Dengan bersepeda kita bisa mendapatkan tubuh yang sehat, pikiran bisa fresh bila kita bisa merasakan dan menikmati indahnya alam dengan udara segar, tentunya bersepeda di lokasi yang jauh dari polusi udara (misalnya Keliling desa demi desa atau di pegununungan). Semuanya itu ada petunjuk sebagai Tip dan Trik bersepeda agar terasa nyaman, Untuk mendapatkan informasi-informasi tentang bersepeda, perawatan sepeda, berita sepeda, berbagai jenis sepeda dan asesorisnya silahkan berkunjung ke situs webblog tentang sepeda. Selengkapnya

Start 12 juli 2011

Site Info Alexa

review mazprie82.blogspot.com on alexa.com

Page Rank

pagerank search engine optimization

Blog Archive

 

Copyright © 2009 by Maz-Prie82 Blogs

Template by Blogger Templates | Powered by Blogger